Karena Sering Terpapar Asap Rokok Membuat Pria ini Terkena Asma

 Bahaya Terpapar Asap Rokok Bagi Kesehatan

Bahaya Terpapar Asap Rokok Bagi Kesehatan – Semua orang tahu bahwa asap rokok adalah hal yang berbahaya bagi setiap orang yang mengisap ataupun yang terpapar. Ada lebih dari 40 ribu zat kimia berbahaya yang terkandung dalam asap rokok.

Perokok aktif atau perokok pasif sama-sama berisiko terkena penyakit karena asap rokok. Salah satu yang menjadi korban keganasan asap rokok adalah pria yang bernama Ibnu Haykal.
Haykal biasa ia disapa mengaku kalau dirinya didiagnosis penyakit saluran pernapasan, yaitu Asma yang disebabkan oleh asap rokok. Namun kenyataannya selama ini Haykal bukanlah perokok aktif.

Bahaya Terpapar Asap Rokok Bagi Kesehatan
Ibnu Haykal didiagnosis asma karena terpapar asap rokok. Foto: Instagram/ibnuhaykal

“Awalnya gejalanya saya sering batuk saat usia 2 tahun. Dan sudah sering bolak-balik ke dokter, dokter memberikan 3 butir pil untuk menghilangkan batuk dan gatal ditenggorokan. Dalam sebulan sembuh bisa sekitar 1 minggu. Tapi terus berlanjut sampai kelas 2 SMP, Pada saat itu saya divonis asma tak murni. Karena asma ini disebabkan asap rokok,” ceritanya saat ditemui pada talkshow Ruang Publik dan Diskusi ‘Berani Menyuarakan Hak Perokok Pasif’ di Rivoli Hotel, Jalan Kramat Raya No. 41, Jakarta Pusat, Rabu (9/8/2017).

Haykal dan ibunya bertanya-tanya kenapa orang yang tidak merokok bisa terkena asma yang disebabkan asap rokok, padahal didalam keluarganya tidak ada satupun yang merokok.

“Ternyata penyebabnya karena saya sekolah selalu di tempat yang jauh dari rumah, SD di depok naik angkot 3-4 kilometer. SMP saya di Pamulang tiga kali naik angkot, sekali tempuh satu jam. Hampir setiap hari di angkot selalu bertemu dengan bapak-bapak merokok entah itu penumpang maupun sopirnya. Mau nggak mau saya selalu menghirup asap itu,” jelas laki-laki kelahiran Jakarta, 6 November 1992 ini.

Setelah ditelusuri, memang benar Haykal terpapar asap berbahaya itu saat menggunakan transportasi umum. Orang-orang yang kurang sadar akan bahaya asap rokok seakan tidak peduli terhadap kesehatannya maupun orang lain.

Setelah didiagnosis penyakit asma sekian lama, mahasiswa Departemen Ilmu Jurnalistik Fakultas Ilmu Komputer Universitas Padjajaran ini aktif dalam menyuarakan hak perokok pasif di ruang publik. Ia mengaku selalu menegur orang-orang yang berada di dekatnya yang merokok.

“Karena sudah divonis asma saya ada merasa kesal, bukan kita yang merokok tapi kita ngerasian sakitnya. Pas SMA saya lebih berani angkat bicara kalau di angkot, ‘ada peraturan ruang publik nih tolong jangan merokok’ atau biasanya saya yg pindah atau turun,” pungkasnya.

Sekedar tips dari mimin : Bila anda sering berada diruang publik sebaiknya anda mengenakan masker anti polusi, untuk mengurangi resiko terpapar asap rokok dan polusi lainnya.

Baca juga: Tips Ampuh Mengatasi Masalah Tidurmu! #2 Wajib Di coba!

Dishare yuk! Ke FB / IG / TWITTER

Post Your Comment Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *