Konsumsi Makanan Terlalu Asin bisa Memicu Diabetes dan Penyakit Ginjal

Konsumsi Makanan Terlalu Asin bisa Memicu Diabetes dan Penyakit Ginjal

Konsumsi Makanan Terlalu Asin bisa Memicu Diabetes dan Penyakit Ginjal
Konsumsi Makanan Terlalu Asin bisa Memicu Diabetes dan Penyakit Ginjal – Bagi lidah orang Asia, termasuk di Indonesia mengonsumsi makanan sehari-hari rasanya tak lengkap tanpa campuran garam dan sambal. Ada anggapan dari sebagian orang, tanpa kedua rasa tadi acara makan jadi kurang nikmat.
Karena alasan itu pula, konsumsi garam tanpa kita sadari jadi berlebihan bagi tubuh. Sehingga ‘candu’ ini menimbulkan keluhan seperti hipertensi dan penebalan dinding jantung.
Tapi di sisi lain, ada pula yang bilang banyak mengonsumsi garam bisa membuat tubuh sehat dan terhindar dari penyakit gondok akibat kandungan yodiumnya. Padahal, sadarkah Anda, konsumsi apapun yang berlebihan termasuk garam malah merugikan kesehatan?
Yang mengerikan, garam berlebih dalam tubuh dapat menjadi ‘silent killer’ pemicu timbulnya penyakit tidak menular. Anda tak akan merasakan gejala nyeri di awal, namun penyakit yang muncul secara bertahap tersebut justru amat mematikan.
Dilansir dari Prevention, berikut 6 penyakit yang disebabkan garam berlebih dalam tubuh:
Hipertensi
Garam jika dikonsumsi berlebihan akan membuat kadar natrium dalam darah meningkat. Akibatnya, ginjal tidak mampu mengeluarkan racun dalam tubuh. Natrium juga bersifat menarik dan mengikat air yang membuat volume cairan tubuh seperti darah meningkat.
Jika volume darah naik maka jantung akan bekerja lebih keras. Kemudian yang terjadi adalah hipertensi (darah tinggi) dan penebalan pada jantung.
Kanker
Makanan yang mengandung garam meningkatkan risiko terkena kanker. Hal ini didasarkan penelitian di Jepang pada tahun 2010 silam.
Penelitian lain menyebutkan bahwa mengonsumsi garam dengan dosis yang tinggi dapat menyebabkan kanker di bagian perut yang berujung pada kematian. Hal ini lantaran makanan asin mengiritasi lapisan lambung yang dapat menyebabkan infeksi yang disebabkan bakteri H. pylori.
Osteoporosis
Mengonsumsi garam dalam jumlah yang tinggi juga menurunkan kalsium yang membuat tulang mengeropos hingga terkena osteoporosis. Sebuah studi yang lakukan, perempuan yang mengalami postmenopause mengalami penurunan kepadatan tulang pinggul akibat asupan garam yang berlebihan.
Diabetes
Mengonsumsi terlalu banyak garam juga bisa meningkatkan produksi insulin pada tubuh. Akibtanya, tubuh Anda akan lebih rentan terkena diabetes.
Demensia
Mengonsumsi garam yang berlebih akan membuat kita terkena hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hipertensi dapat berdampak tidak baik untuk otak yang berakibat pada penurunan fungsi otak atau demensia.
Hasil penelitian dari Health Initiative Memory pada tahun 2010 dengan menggunakan tes MRI dari 1.400 perempuan, menunjukkan bahwa orang-orang yang mengalami hipertensi memiliki otak yang tidak normal 8 tahun kemudian. Penelitian lain juga menunjukkan bahwa  seseorang yang menderita hipertensi akan lebih rentan terkena demensia.
Penyakit Ginjal
Hipertensi yang diderita karena mengonsumsi garam terlalu banyak pada akhirnya dapat merusak pembuluh darah, termasuk ginjal. Kerusakan ini dapat terjadi secara bertahap tanpa kita sadari.

Baca juga :  Tips dan Cara Belanja Online yang Aman dan Nyaman

Semoga informasi tentang Konsumsi Makanan Terlalu Asin bisa Memicu Diabetes dan Penyakit Ginjal bisa bermanfaat.

Dishare yuk! Ke FB / IG / TWITTER

Post Your Comment Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *