Potret Kehidupan Miskin Di Balik Keindahan Surga Wisata Raja Ampat

Potret Kehidupan Miskin Di Balik Keindahan Surga Wisata Raja Ampat

Potret Kehidupan Miskin Di Balik Keindahan Surga Wisata Raja Ampat – Keindahan Raja Ampat seolah masih menjadi daya tarik tersendiri bagi turis di seluruh dunia. Bila berkunjung ke Raja Ampat mata seolah dimanjakan oleh hamparan pemandangan di ujung timur Indonesia. Indahnya hamparan pasir putih pantai yang dikelilingi lautan berwarna biru jernih dan pulau-pulau kecil di sekelilingnya menjadi surga bagi penikmat keindahan alam.

Tak sedikit biaya yang harus dikeluarkan demi menyaksikan secara langsung keindahan alam yang terletak di Papua ini. Namun, siapa sangka, dibalik popularitasnya ternyata masih banyak ada warga miskin yang tak kena imbas atas hasil kekayaan Raja Ampat.

Jauh di Waisai sana, masih ada jerit tangis warga yang terpaksa harus diam karena dibekap oleh kemiskinan. Entah kemana hasil kekayaan Raja Ampat saat ini? Hingga akhirnya warga Waisai pun harus menangis dalam kemiskinan, menggigit jari berselimut gelap setiap malam.

Potret Kehidupan Miskin Di Balik Keindahan Surga Wisata Raja Ampat
Potret Kehidupan Miskin Di Balik Keindahan Surga Wisata Raja Ampat

Waisai, hanya berjarak sekitar dua jam dari Raja Ampat. Namun ironisnya, tidak ada sarana pendidikan yang memadai disana. Tidak ada pasokan listrik yang mencukupi. Bahkan ketersediaan air bersih? Seakan hanya impian bagi mereka.

Kontras sekali dengan Raja Ampat yang menarik puluhan ribu turis setiap tahunnya. Pembangunan hotel yang kian ditingkatkan. Serta pelabuhan-pelabuhan baru yang terbentang di kawasan seluas 67 kilometer persergi tersebut. Namun sepertinya tak sepeser pun hasil kekayaan dari wisata bahari tersebut dinikmati oleh penduduk Waisai. Sungguh miris.

Merasa kecewa dan dikhianati. Mungkin itulah yang dirasakan para penduduk Waisai saat ini. Tanah, air, hutan mereka direnggut paksa. Bahkan lebih parahnya, beberapa terumbu karang pun rusak karena kapal asing.

“Itu tanah kami, laut kami, yang sekarang jadi tujuan wisata kelas dunia, tapi kami tidak mendapat apa-apa dari banyaknya turis yang datang,” keluh Paul Mayor, kepala suku Byak Betew di Raja Ampat.

Tak selamanya apa yang terlihat indah di luar akan terlihat indah juga di dalam. Terkadang kita harus melihat sisi lain di balik setiap keindahan yang ada. Semoga warga Waisai segera mendapatkan perhatian dari pemerintah indonesia.

 

Baca juga artikel menarik lainnya :  Makan Cokelat Bermanfaat Kurangi Penyakit Usus dan Sehatkan Jantung

Dishare yuk! Ke FB / IG / TWITTER

Post Your Comment Here

Your email address will not be published. Required fields are marked *